Seorang investor dalam memilih instrumen pasar uang akan mempertimbangkan instrumen yang dapat memberikan keuntungan besar untuknya, dengan alasan tersebut investor hendaknya mengenal dengan baik terlebih dahulu instrumen yang ditawarkan di dalam pasar uang, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Interbank Call Money
Merupakan pinjaman antar bank yang terjadi di dalam proses kliring. Didalam proses kliring yang terjadi setiap harinya pada sore hari setelah bank menutup operasinya pada hari yang bersangkutan dilembaga kliring, dan pastinya pada hari yang bersnagkutan ada bank yang mengalami menang kliring dan ada pula yang mengalami kalah kliring. Bagi bank yang mengalami kalah kliring maka pada hari itu juga harus melunasi kalah kliringnya pada bank yang menang kliring pada hari tersebut, karena jika tidak maka bank yang kalah kliring tersebut akan mendapatkan sangsi dari Bank Indonesia. Agar tidak terkena sangsi dari Bank Indonesia bank tersebut dapat meminjam dari bank yang menang kliring pada hari itu terhadap bank miliknya dengan pinjaman call money.
Pengertian dari call money itu sendiri adalah kredit aatau pinjaman yang harus segera dibayar/dilunasi tidak lebih dari Tujuh (7) hari, dan bunga yang dikenakan untuk pinjaman ini relatif lebih mahal bila dibandingkan dengan pinjaman yan lainnya.
2. Sertifikat Bank Indonesia
Sertifikat bank Indonesia merupakan surat berharga yang diterbitkan oleh Bank Sentral dalam hal ini yang disebut bank sentral adalah Bank Indonesia. Penerbitan SBI dilakuakn atas unjuk denga nominal tertentu dan penerbitan SBI biasanya dikatkan dengan kebijaksanaan pemerintah terhadap pasar terbuka dalam masalah penanggulangan jumlah uang beredar (JUB).
3. Banker’s Acepptance
Merupakan wesel bank yang diberikan cap dengan kata-kata “accepted” dan dapat diperjualbelikan dipasar uang sebagai sumber dana jangka pendek, dimana jangka waktu penarikan wesel berkisar antara 30 hari sampai dengan 180 hari. Terjadinya Banker’s acceptanse di mana adanya proses transsaksi pemeblian dan penjualan barang antar negara.
4. Commerical Paper
Commercial paper merupakan kertas berharga yang dapat diperdagangkan dipasar uang dengan jangka waktu yang tidak lebih dari 1 tahun. Yang termsuk ke dalam commercial paper adalah promes yang diterbitkan oleh perusahaan lembaga keuaangan termasuk bank. Kelebihan dari comercial paper adalah terletak daripada jaminan di mana pihak penerbit tidak perlu menyediakan jaminan tertentu, dan bila dilihat dari sisi tingkat suku bunga relatif lebih rendah bila dibandingkan dengan jenis kredit lainnya. Namun kelemahannya karena tidak ada jaminannya maka untuk menjualnya relatif lebih sulit bila kebonafiditasan perusahaan yang mengeluarkan comercial paper masih dipertanyakan.
C. Instrumen Pasar Uang
Search
Diberdayakan oleh Blogger.
Arsip Blog
-
▼
2013
(23)
-
▼
Maret
(23)
- HAWALAH
- NISBAH
- DISTRIBUSI BAGI HASIL
- Unemployment Rate
- Money Supply
- Durable Goods Orders
- Federal Open Market Committee (FOMC)
- Langkah-langkah untuk menerapkan analisa fundament...
- Broker Valas
- Keseimbangan Nilai tukar
- Foreign Exchange Risk atau Open Position
- K-Point Arbitrage (k-mata uang dan k-tempat)
- C. Instrumen Pasar Uang
- Golongan gerak balik (reversals)
- Golongan gerak balik (reversals)
- Golongan gerak balik (reversals)
- Technical Analysis
- Retail Sales
- Real GDP
- Non-farm Payrolls
- Industrial Production & Manufacturing Production
- Federal Open Market Committee (FOMC)
- Consumer Confidenc
-
▼
Maret
(23)
Archives
-
▼
2013
(23)
-
▼
Maret
(23)
- HAWALAH
- NISBAH
- DISTRIBUSI BAGI HASIL
- Unemployment Rate
- Money Supply
- Durable Goods Orders
- Federal Open Market Committee (FOMC)
- Langkah-langkah untuk menerapkan analisa fundament...
- Broker Valas
- Keseimbangan Nilai tukar
- Foreign Exchange Risk atau Open Position
- K-Point Arbitrage (k-mata uang dan k-tempat)
- C. Instrumen Pasar Uang
- Golongan gerak balik (reversals)
- Golongan gerak balik (reversals)
- Golongan gerak balik (reversals)
- Technical Analysis
- Retail Sales
- Real GDP
- Non-farm Payrolls
- Industrial Production & Manufacturing Production
- Federal Open Market Committee (FOMC)
- Consumer Confidenc
-
▼
Maret
(23)
0 Comments Received
Leave A Reply