Posted by Unknown
in Selasa, 07 Agustus 2012
Keluar rumah harus ada tujuan. Investasi pun harus punya tujuan. Tapi jangan katakan tujuan Anda dalam bermain forex adalah profit yang sebesar-besarnya. Tujuan harus realistis dan mempunyai ukuran yang jelas. Realistis artinya sesuai dengan kemampuan yang kita miliki saat ini. Jelas artinya harus tertuang dalam angka atau persentase dan dalam waktu yang tertentu juga. Akan lebih baik lagi bila berupa target pribadi misalnya mampu membelikan sebuah motor bebek seharga 12 Juta dalam jangka waktu 8 bulan. Nah itu baru namanya tujuan yang jelas.
Menentukan tujuan dalam bertrading forex membantu kita untuk menentukan cara-cara bertrading dan modal yang kita tanamkan. Nah lalu bagaimana caranya kita menentukan tujuan kita?
Yang pertama perlu Anda ketahui adalah tidak perlu terlalu muluk-muluk dalam
menentukan target Anda. Katakanlah hanya sebesar 10% setiap bulannya misalnya. Itu sudah cukup baik. Apabila Anda secara konsisten mencapai 10% tiap bulan selama setahun maka Anda mampu memperoleh sebanyak 120% yang 12 kali lebih besar dari bunga deposito tahunan kita! Bila Anda tidak mau menggunakan persentase tetapi sebuah angka eksak, itu sah-sah saja. Berapa? Misalnya 12 juta selama 8 bulan seperti contoh motor bebek diatas. Bagi saja 12 juta dengan 8 bulan sehingga profit bulanan Anda adalah menjadi 1.5 Juta setiap bulannya. Bagi lagi dengan 20 hari karena pasar forex buka 5 hari dalam seminggu dan sebulan ada 4 minggu jadi profit harian yang harus Anda capai adalah 75 ribu Rupiah. Itu artinya dengan pembukaan posisi GBPUSD sebanyak 1 lot, Anda harus mendapatkan profit sebanyak hanya sebesar 9 points setiap harinya. Angka ini diperoleh dari harga 1 points pergerakan adalah 1$ dan kurs Rupiah pada saat tulisan ini dibuat adalah Rp 8.600 per Dollarnya. Tidak terlalu sulit bukan? Nah dengan konsistensi sebanyak 9 points setiap hari, Anda mampu membelikan sebuah motor bebek bagi istri tercinta setelah bertrading selama 8 bulan. Bukankah itu cukup menyenangkan?
Namun ingat akan pelajaran risk to reward ratio dalam money management class kita beberapa waktu sebelumnya. Setiap pembukaan posisi berarti juga adalah adanya kemungkinan rasio rugi yang dapat terjadi. Nah itu pun harus dipertimbangkan dalam trading kita. Toh dalam kenyataan setiap kali trading tidak selalu kita memperoleh profit bukan? Dalam 20 hari setiap bulannya bisa saja kita mengalami 5 hari atau bahkan 10 hari dimana Stop Loss kita tersentuh sehingga bukan saja profit tidak tercapai tetapi juga modal kita berkurang.
Kok jadi terasa rumit ya?
Hahaha, jangan khawatir, bukan tujuan Saya untuk mempersulit Anda. Membuat tujuan trading (trading objectives) memang bisa sangat rumit jika Anda menghendaki profil target yang sangat detail namun juga bisa semenyenangkan membangun impian Anda apabila dikerjakan dengan tepat dan sederhana saja.
Nah kita kembali ke risk to reward ratio. Dalam menentukan trading objectives, Anda juga harus menentukan resiko yang bersedia Anda tanggung per trade nya. Dalam setiap transaksi, berapa besar loss yang Anda mau tanggung? Nah katakanlah tadi target profit Anda adalah 9 points setiap hari. Apabila Anda menghendaki rasio resiko adalah sama maka itu artinya Anda harus memasang Stop Loss Anda sebesar 9 points juga. Dan kabar buruknya karena target Anda harus mendapatkan motor bebek seharga 12 Juta Rupiah dalam jangka waktu 8 bulan maka Anda tidak boleh loss sekalipun dalam tiap transaksi Anda sekali pun Anda memasang Stop Loss atau target tidak akan tercapai.
Hggh… tidak mungkin kita tidak pernah loss bukan? Nah untuk memberikan space ekstra demi terbelinya motor bebek dan adanya kemungkinan loss dalam beberapa trade maka ada beberapa cara yang dapat dilakukan.
Pertama adalah menaikan risk to reward ratio Anda dengan perbandingan reward harus lebih besar dari pada risk nya. Naikkan jadi 2 kali lipat sehingga target profit Anda (TP)
menjadi 18 points dan Stop Loss (SL) nilainya tetap yaitu 9 points. Dengan demikian Sekalipun Anda loss sebanyak 10 kali dalam setiap bulannya dari 20 kali trade maka motor bebek tetap dapat diperoleh. Berikut perhitungan detail per harinya.
Tabel Tujuan Trading, Risk to reward ratio = 1:2 & profit to loss percentage per trade per month = 1:1
GRAND TOTAL
Angka 1440 points tersebut jika di Rupiahkan besarnya adalah Rp 12.384.000,- dengan
kurs 1$ = Rp 8600,-
Nah setidaknya target tersebut masih lebih ok untuk tercapai. Jika Anda merasa SL sebesar 9 points terlalu kecil bagi Anda, silakan memperbesar SL Anda namun untuk mengimbanginya, perbesar juga TP Anda sehingga lebih imbang. Rasio 30 points SL dan
60 points TP rasanya juga baik dan terus terang saya pun merasa lebih cocok dengan SL:TP = 30:60 points. Dengan per risk to reward ratio 1:2 dan SL:TP 30:60 serta persentase profit : loss dalam sebulan tetap 50:50 maka hasil trading Anda pada bulan ke
8 adalah sebagai berikut:
|
| Profit (points) | Loss (points) | Total (points) |
| Month 1 | 600 | 300 | 300 |
| Month 2 | 600 | 300 | 300 |
| Month 3 | 600 | 300 | 300 |
| Month 4 | 600 | 300 | 300 |
| Month 5 | 600 | 300 | 300 |
| Month 6 | 600 | 300 | 300 |
| Month 7 | 600 | 300 | 300 |
| Month 8 | 600 | 300 | 300 |
GRAND TOTAL 2400
Nah dalam Rupiah 2400 points besarnya adalah Rp20.640.000,- Lumayan besar bukan? Setidaknya bukan lagi motor bebek yang bisa Anda beli tapi sebuah Honda Tiger keluaran terbaru untuk sang istri tercinta. Ok juga kok rasanya. Suami naik bebek istri naik tiger.
Kalau begitu bukankah lebih baik rasio itu kita perbesar terus karena dengan demikian jarak SL semakin besar sehingga setidaknya analisa akan semakin mudah dan tentu saja profit juga semakin besar? Tunggu dulu kawan. Ingat kita sudah pernah membahas perkara maximum drawdown dalam kelas Money Management? Nah andaikata 10 kali loss berturut-turut sebesar 300 points tersebut terjadi dalam trading Anda dan barulah pada trading ke 11 profit Anda tercapai apakah modal kita mencukupi? Nah disinilah titik temu diantara keduanya. Semakin besar modal Anda tentu saja titik SL dan TP juga dapat di perbesar. Namun untuk rasio SL:TP = 30 : 60 dan persentase profit:loss tiap bulan tetap sama 50% : 50 % rasanya modal $1000 sudah mencukupi.