Akad pemindahan utang/piutang suatu pihak kepada pihak yang lain. Dalam lembaga keuangan hawalah diterapkan pada fasilitas tambahan kepada nasabah pembiayaan yang ingin menjual produknya kepada pembeli dengan jaminan pembayaran dari pembeli tersebut dalam bentuk giro mundur. Ini lazim disebut Post Dated Check. Namun disesuaikan dengan prinsip-prinsip Syariah.
HAWALAH
NISBAH
Porsi bagi hasil antara nasabah dan bank atas transaksi pendanaan dan pembiayaan dengan akad bagi hasil (mudharabah dan musyarakah).
DISTRIBUSI BAGI HASIL
Pembagian keuntungan bank syariah kepada nasabah simpanan berdasarkan nisbah yang disepakati setiap bulannya. Bagi hasil yang diperoleh tergantung jumlah dan jangka waktu simpanan serta pendapatan bank pada periode tersebut. Besarnya bagi hasil dihitung berdasarkan pendapatan bank (revenue) sehingga nasabah pasti memperoleh bagi hasil dan tidak kehilangan pokok simpanannya.
Unemployment Rate
Adalah persentase jumlah pencari kerja dibandingkan jumlah penduduk. Meski merupakan data yang sangat umum dikenal (karena simple dan ada implikasinya dengan politik), Unemployment Rate relatif kurang penting bagi market karena dianggap kurang akurat (seringkali terlambat dalam memberikan sinyal perubahan tren perekonomian).
Money Supply
Adalah data yang menghitung jumlah uang yang beredar dalam suatu perekonomian. Merupakan jumlah dari:
- Jumlah uang yang beredar dalam bentuk koin maupun kertas;
- Jumlah pinjaman dari bank, kepada perseorangan, perusahaan dan bank-bank lain;
- Jumlah uang yang dipinjam oleh pemerintah.
Durable Goods Orders
Adalah data yang menghitung volume (dalam dollar) pesanan dan pengiriman barang-barang yang termasuk kategori tahan lama (barang yang usia manfaatnya 3 tahun atau lebih).
Federal Open Market Committee (FOMC)
Adalah lembaga bagian dari Federal Reserve (bank sentral Amerika) yang menetapkan kebijakan tingkat suku bunga dan kredit. FOMC merupakan lembaga pembuat kebijakan yang paling penting dalam sistem Federal Reserve. Lembaga yang saat ini diketuai oleh Ben Bernanke ini biasanya secara periodik mengadakan 8 kali pertemuan dalam setahun untuk memutuskan apakah perlu atau tidak adanya perubahan dalam kebijakan moneter.
Langkah-langkah untuk menerapkan analisa fundamental dalam trading sebagai berikut:
1. Lihat kalender ekonomi
Bisa didownload setiap awal minggu di sini. Mengapa hari minggu?
Supaya hari senin pagi saat trading, kita sudah punya gambaran fundamental tentang minggu itu. Hanya gambaran saja lho karena di kalender ekonomi hanya ada jadwal, data lalu, dan prediksi. Hasil aktual lah yang menentukan
2. Pantau data aktual
Bila dalam kalender ada jadwal indikator ekonomi penting (biasanya dicetak tebal). Pantau data aktual yang keluar pada jam yang telah ditentukan (lihat kalender).Sebagai informasi sampai Oktober 2006 WIB=GMT+6. Hasil aktual bisa dilihat di The Financial Calendar. Di website tersebut hanya dimuat data-data ekonomi yang memiliki pengaruh signifikan. Sedangkan komentar live atas forex trading dapat dibaca di Commentary seperti ini :
3. Teknikal
Kombinasikan dengan analisa teknikal. Bila fundamental searah dengan teknikal dapat dipastikan efeknya akan cukup dahsyat. Bila tidak searah utamakan fundamental bila data fundamental tersebut sangat signifikan pada saat jam keluarnya data tersebut. Selebihnya gunakan analisa teknikal anda. Bila tidak ada data penting (biasanya hari senin atau selasa atau minggu pertama awal bulan) .. bisa mempraktekkan kemampuan teknikal
Contoh analisa fundamental berdasarkan data ekonomi
Data pada kalender ekonomi menunjukkan sebagai berikut:
Tanggal 7 April 2006 Non Farm Payroll data bulan lalu = 243.000 prediksi = 190.000
Berdasarkan hasil prediksi nilai NFP diperkirakan akan jatuh hal ini akan berdampak pada melemahnya USD -->> signal buy euro/usd Tapi hati-hati!!! Karena yang terpenting adalah data aktual. Commentary seringkali memberikan insight atas data kelas berat USD seperti NFP ini.
Pada tanggal 7 April 2006 tersebut, diberikan insight bahwa data bulan Januari 170.000 data bulan Februari 243.000. Bila nilai NFP diatas 210.000 akan mendukung The Fed menaikkan rate sampai
5%. Juga diberi peringatan akan adanya kemungkinan revisi data NFP bulan lalu.
Data aktual NFP adalah 225.000 dengan revisi data bulan Februari 210.000. Hasil revisi data bulan Februari masih lebih tinggi dibandingkan bulan Januari. Data bulan maret juga lebih tinggi dibandingkan bulan Februari. Semua ini mendukung langkah The Fed menaikan rate (yang merupakan ekspektasi pasar) dan menguatkan dollar -->> signal sell euro/usd Tapi sekali lagi hati-hati!!! Jangan langsung terjun untuk open posisi sell euro/usd. Lihat arah grafik. Ternyata grafik menunjukkan euro/usd naik -->> jangan panik dan langsung open posisi buy. Tunggu sampai titik tertinggi kemudian open posisi sell tentukan exit target pada titik support yang kuat.
Mari kita analisa NFP berikutnya sekitar tanggal 10 Mei 2006.
Broker Valas
Broker valas biasanya merupakan broker online dimana semua transaksi baik beli maupun jual selalu dilakukan secara online. Salah satu broker online di Indonesia adalah asiafxonline. Silahkan klik banner di bawah ini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai broker asiafxonline
Keseimbangan Nilai tukar
- Asumsi:
- Terdapat dua negara, misalnya USA dan Inggris
- Dengan dua mata uang masing-masing dollar ($) sebagai mata uang domestik dan poundstreling (£) sebagai mata uang asing.
- Nilai tukar (Exchange Rate) antara dollar dan pound sama dengan berapa banyak dollar yang dibutuhkan untuk membeli satu pound atau: ER = $/£
- Jadi jika ER = $/£ = 2, artinya bahwa diperlukan dua dollars untuk membeli satu pound.
- Pada sistem nilai tukar mengambang (flexible), harga dollar terhadap pound, seperti halnya harga barang-barang, ditentukan oleh perpotongan kurva permintaan dan penawaran pounds. Seperti terlihat pada gambar berikut ini.
Foreign Exchange Risk atau Open Position
Salah satu alasan mengapa terdapat forward market, adalah karena dalam jual beli valas terdapat suatu resiko yang disebut dengan “foreign exchange risk”. Resiko ini terjadi karena nilai tukar (spot rate) seringkali berfluktuasi.
Melalui transaksi di forward market, resiko perubahan nilai spot rate dapat dihindarkan.
K-Point Arbitrage (k-mata uang dan k-tempat)
Selain three point arbitrage, arbitrase juga dapat dilakukan dengan mata uang dan tempat lebih dari tiga, akan tetapi hal ini jarang dilakukan. Dikarenakan jika three point arbritage tidak menguntungkan, maka dapat dipastikan bahwa arbritrase labih dari tiga mata uang dan tiga tempat juga tidak akan menguntungkan.
C. Instrumen Pasar Uang
Seorang investor dalam memilih instrumen pasar uang akan mempertimbangkan instrumen yang dapat memberikan keuntungan besar untuknya, dengan alasan tersebut investor hendaknya mengenal dengan baik terlebih dahulu instrumen yang ditawarkan di dalam pasar uang, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Interbank Call Money
Merupakan pinjaman antar bank yang terjadi di dalam proses kliring. Didalam proses kliring yang terjadi setiap harinya pada sore hari setelah bank menutup operasinya pada hari yang bersangkutan dilembaga kliring, dan pastinya pada hari yang bersnagkutan ada bank yang mengalami menang kliring dan ada pula yang mengalami kalah kliring. Bagi bank yang mengalami kalah kliring maka pada hari itu juga harus melunasi kalah kliringnya pada bank yang menang kliring pada hari tersebut, karena jika tidak maka bank yang kalah kliring tersebut akan mendapatkan sangsi dari Bank Indonesia. Agar tidak terkena sangsi dari Bank Indonesia bank tersebut dapat meminjam dari bank yang menang kliring pada hari itu terhadap bank miliknya dengan pinjaman call money.
Pengertian dari call money itu sendiri adalah kredit aatau pinjaman yang harus segera dibayar/dilunasi tidak lebih dari Tujuh (7) hari, dan bunga yang dikenakan untuk pinjaman ini relatif lebih mahal bila dibandingkan dengan pinjaman yan lainnya.
2. Sertifikat Bank Indonesia
Sertifikat bank Indonesia merupakan surat berharga yang diterbitkan oleh Bank Sentral dalam hal ini yang disebut bank sentral adalah Bank Indonesia. Penerbitan SBI dilakuakn atas unjuk denga nominal tertentu dan penerbitan SBI biasanya dikatkan dengan kebijaksanaan pemerintah terhadap pasar terbuka dalam masalah penanggulangan jumlah uang beredar (JUB).
3. Banker’s Acepptance
Merupakan wesel bank yang diberikan cap dengan kata-kata “accepted” dan dapat diperjualbelikan dipasar uang sebagai sumber dana jangka pendek, dimana jangka waktu penarikan wesel berkisar antara 30 hari sampai dengan 180 hari. Terjadinya Banker’s acceptanse di mana adanya proses transsaksi pemeblian dan penjualan barang antar negara.
4. Commerical Paper
Commercial paper merupakan kertas berharga yang dapat diperdagangkan dipasar uang dengan jangka waktu yang tidak lebih dari 1 tahun. Yang termsuk ke dalam commercial paper adalah promes yang diterbitkan oleh perusahaan lembaga keuaangan termasuk bank. Kelebihan dari comercial paper adalah terletak daripada jaminan di mana pihak penerbit tidak perlu menyediakan jaminan tertentu, dan bila dilihat dari sisi tingkat suku bunga relatif lebih rendah bila dibandingkan dengan jenis kredit lainnya. Namun kelemahannya karena tidak ada jaminannya maka untuk menjualnya relatif lebih sulit bila kebonafiditasan perusahaan yang mengeluarkan comercial paper masih dipertanyakan.
Golongan gerak balik (reversals)
Pada gerak balik kepala dan bahu, yang perlu diperhatikan adalah garis lehernya yang tidak selalu harus berupa garis datar, kemudian adanya titik penembusan dan titik gerak balik pada garis leher. Selanjutnya yang penting adalah sasaran harga (price objective) yang berada pada jarak yang sama antaranya terhadap garis leher dan jarak demikian mulai dari puncak pola ini.
Golongan gerak balik (reversals)
Pada gerak balik kepala dan bahu, yang perlu diperhatikan adalah garis lehernya yang tidak selalu harus berupa garis datar, kemudian adanya titik penembusan dan titik gerak balik pada garis leher. Selanjutnya yang penting adalah sasaran harga (price objective) yang berada pada jarak yang sama antaranya terhadap garis leher dan jarak demikian mulai dari puncak pola ini.
Search
Arsip Blog
-
▼
2013
(23)
-
▼
Maret
(23)
- HAWALAH
- NISBAH
- DISTRIBUSI BAGI HASIL
- Unemployment Rate
- Money Supply
- Durable Goods Orders
- Federal Open Market Committee (FOMC)
- Langkah-langkah untuk menerapkan analisa fundament...
- Broker Valas
- Keseimbangan Nilai tukar
- Foreign Exchange Risk atau Open Position
- K-Point Arbitrage (k-mata uang dan k-tempat)
- C. Instrumen Pasar Uang
- Golongan gerak balik (reversals)
- Golongan gerak balik (reversals)
- Golongan gerak balik (reversals)
- Technical Analysis
- Retail Sales
- Real GDP
- Non-farm Payrolls
- Industrial Production & Manufacturing Production
- Federal Open Market Committee (FOMC)
- Consumer Confidenc
-
▼
Maret
(23)
Archives
-
▼
2013
(23)
-
▼
Maret
(23)
- HAWALAH
- NISBAH
- DISTRIBUSI BAGI HASIL
- Unemployment Rate
- Money Supply
- Durable Goods Orders
- Federal Open Market Committee (FOMC)
- Langkah-langkah untuk menerapkan analisa fundament...
- Broker Valas
- Keseimbangan Nilai tukar
- Foreign Exchange Risk atau Open Position
- K-Point Arbitrage (k-mata uang dan k-tempat)
- C. Instrumen Pasar Uang
- Golongan gerak balik (reversals)
- Golongan gerak balik (reversals)
- Golongan gerak balik (reversals)
- Technical Analysis
- Retail Sales
- Real GDP
- Non-farm Payrolls
- Industrial Production & Manufacturing Production
- Federal Open Market Committee (FOMC)
- Consumer Confidenc
-
▼
Maret
(23)